Kamis, 12 April 2018

How Amazing Sakura: Mengunjungi 4 Festival Musim Semi di Jepang

Jepang tidak hanya identik dengan Sakura saat musim semi, tetapi juga beragam budaya yang khas serta festival menarik untuk menyambut dan merayakan musim yang hanya sekali saja terjadi dalam setahun ini. Tentu siapapun tidak ingin melewatkannya, bukan?
1. Hanami Festival
Sakura di Jepang bukan hanya menjadi destinasi wisata yang memikat turis mancanegara, tapi sejak zaman dulu terdapat tradisi melihat bunga Sakura pada saat mulai bermekaran pada saat musim semi. Budaya yang sudah lama melekat dalam masyarakat Jepang ini, adalah acara perayaan yang disebut Hanami Festival. Hanami berasal dari kata “hana” dan “mi”. “Hana” yang berarti “bunga” dan “mi” yang berarti “melihat”. Festival ini biasanya dilakukan di taman terbuka, berkumpul sambil bercengkrama bersama sanak keluarga, teman maupun rekan kerja dalam suasana piknik: duduk beralaskan tikar di bawah pohon Sakura dengan hidangan bento atau makanan lainnya. 

Piknik Bersama 
(Image source: HIS Travel Indonesia)
Umumnya, bunga Sakura yang indah tidak dapat bertahan lama tidak seperti halnya ajisai yang dapat bertahan  hingga berbulan-bulan. Hanya mekar selama tujuh sampai sepuluh hari dan sangat sayang untuk dilewatkan, biasanya jenis Sakura ini (baca:Someiyoshino) dapat bertahan dari mulai bunga kuncup hingga mekar dan rontok. Jadi, Hanami merupakan cara terbaik untuk bisa menikmati musim semi dengan Sakura yang bermekaran.

      2.   Shonan Enoshima Spring Festival
Tidak hanya festival untuk menikmati keindahan Sakura saja, wisatawan yang ingin mendalami budaya tradisional Jepang, seperti upacara minum teh dan menulis puisi Jepang (haiku) pun tidak boleh melewatkan festival satu ini! Kenapa? Sebuah pulau di Pantai Kamakura, yaitu Pulau Enoshima menyambut musimsemi dengan mengadakan berbagai acara, mulai dari acara musik hingga pertunjukan jalan. Disediakan pula area khusus untuk anak-anak bermain. Jika ingin liburan sekaligus mengenal budaya Jepang bisa dengan mengikuti festival ini, lho. 
Shonan Enoshima Spring Festival
(Image Source: ikidane-nippon.com)
3. Inuyama Matsuri
Festival ini dirayakan pada musim semi tepatnya di minggu pertama bulan April dengan yang berkisar pada pukul 08.00 hingga 22.00. Identik dengan menarik 13 kendaraan arak-arakan yang disebut Yama, setiap kendaraan tersebut menggambarkan kastil inuyama. Dengan tinggi masing-masing sekitar 7,6 meter dan kendaraan tersebut hanya mampu bergerak maju dan mundur, sehingga untuk menggerakannya diperlukan tenaga sekelompok pria. Pada puncak kendaraan terdapat boneka mekanik karakuri yang menari-nari dan beberapa musisi yang memainkan suling Jepang dan taiko drum. Hebatnya, musisi-musisi dimainkan oleh anak-anak yang berusia 5-6 tahun, lho!
Inuyama Matsuri
(Image source: blog.suri-emu.co.jp)
      4.   Mito Plum Festival
Bukan hanya Sakura, pohon-pohon plum di Kairakuen juga mulai bermekaran. Ada sekitar 1000 pohon dengan lebih dari 100 jenis pohon plum yang berbeda. Festival yang berlangsung lebih dari satu bulan, memiliki acara-acara tradisional, seperti upacara minum teh setiap akhir minggu. Terdapat juga pertunjukan tarian Yosakoi dan penampilan Taiko di akhir festival yang tidak kalah menarik. 
Mito Plum Blossom Festival
(Image Source: english.ibarakiguide.jp)

APA-APA SAJA YANG PENTING SAAT MUSIM SEMI DI JEPANG
Mulai hari pertama di bulan Maret, saat bunga plum pertama kali mekar, hingga hari terakhir bulan Mei, saat bunga Sakura terakhir gugur dari pohonnya di Jepang utara, musim semi adalah saatnya kelahiran kembali bagi alam dan perayaan manusia di seluruh negeri.
Setelah tahu pesona Sakura yang tiada habisnya ini, nggak afdhol dong kalau nggak sekalian cek-ricek hal-hal penting saat musim semi di Jepang. Jadi makin pengen ke sana! Apa aja ya?
1.    Perkiraan Sakura Mekar di Jepang
Udah panjang lebar bicara a-z soal Sakura, perkiraan mekarnya juga jadi hal penting lho! Nggak lucu kan kalau mau ke Jepang lihat Sakura tapi salah tanggal? Nah, ini dia data perkiraan awal dan puncaknya mekar Sakura tahun 2017 yang dilansir oleh Att.Japan. Check this out!
Kota 
 Perkiraan Awal Mekar Sakura
 Perkiraan Puncak Mekar Sakura
Sapporo
 4 Mei
 8 Mei
Sendai
 10 April 
 15 April
Tokyo
 22 Maret
 30 Maret
Kanazawa
 6 April
 12 April
Nagoya
 23 Maret
 2 April 
Kyoto
 27 Maret
 4 April
Osaka
 28 Maret
 4 April
Kochi
 23 Maret
 31 Maret
Fukuoka
 23 Maret
 1 April
Kagoshima
 4 April
13    pril 

2.    Makanan Khas
Musim semi merupakan musim di mana tumbuhan bertunas. Tumbuhan liar yang bisa dimakan seperti Takenoko (tunas bambu/rebung), Tara no Me (tunas pohon Japanese Angelica), dan Fuki (tunas tumbuhan terna), serta bahan makanan musim semi seperti Na no Hana (sejenis brokoli) dan kubis musim semi, bisa dinikmati pada musim ini. Rasa pahit dan tekstur yang kasar dari bahan makanan tersebut dapat menetralisir racun yang tersimpan selama musim dingin.  
Hasil Panen Takenoko
(Image source: Ojisanjake.blogspot.co.id)
Tidak hanya itu, Sayori (sejenis ikan halfbeak), Shirauo (sejenis ikan salangidae), Wakame (rumput laut), Asari (sejenis kerang), serta makanan laut lainnya juga menjadi tanda datangnya musim semi. Sedangkan buah yang menjadi ciri khas musim semi adalah stroberi. Buah stroberi di Jepang memiliki kualitas yang terus dikembangkan serta jenis yang beragam. Semuanya memiliki rasa manis dan tampilan yang berkilau seperti permata. Bisa dikatakan musim semi adalah musimnya stroberi di Jepang. Stroberi atau ichigo dalam bahasa Jepang akan banyak ditemui di supermarket pada musim ini. Salah satu aktivitas favorit orang Jepang saat musim semi adalah memetik langsung stroberi segar dari rumah kaca. Kegiatan ini dinamakan ichigo kari dalam bahasa Jepang.

Stroberi Musim Semi Jepang
(image source: www.panorama-tours.com)
Sakura Mochi adalah salah satu kue tradisional Jepang yang biasa disajikan saat musim semi tiba. Kue ini dibuat dari mochi (terbuat dari tepung beras dan air) yang diisi dengan pasta kacang merah yang manis kemudian dibungkus oleh daun sakura yang telah diasinkan. Warna merah muda kue mochi ini berasal dari selai stroberi. Kue ini sangat pas dinikmati dengan teh hijau atau matcha.

Sakura Mochi
(image source: www.panorama-tours.com)
Menu makanan yang tidak kalah lezat yaitu Hanami Dango. Dango spesial dengan warna hijau, putih, dan pink ini merepresentasikan warna musim semi yang segar dan cantik. Hanami Dango biasa disajikan pada saat festival hanami, yaitu festival melihat bunga sakura yang mekar. Selain tampilan hanami dango yang manis, rasa manis dari hanami dango ini juga menambah semakin manis bunga sakura dan suasana hanami sendiri.

Hanami Dango
(Image source: tabetana97.blogspot.com)
3. OOTD (Outfit Of The Day) Musim Semi
Pada awal hingga pertengahan musim semi, suhu udara masih rendah seperti hari-hari saat salju turun. Akan tetapi, memasuki pertengahan musim semi langit mulai cerah dan bersih, suhu udara juga mulai naik sehingga lebih mudah untuk beraktivitas. Karena pada bulan Maret suhu udara masih dingin, sebaiknya menggunakan mantel tebal.  Memasuki bulan April, suhu udara menjadi hangat. Akan tetapi, jika ingin berpergian pada saat cuaca buruk, angin kencang, atau pada malam hari, sebaiknya mempersiapkan cardigan atau jaket untuk dikenakan. Pada bulan Mei suhu udara semakin naik sehingga kita dapat lebih mudah beraktivitas di luar. Kemeja lengan panjang atau cardigan tipis tentu cocok untuk digunakan pada waktu seperti ini, lho.
Bermantel Tebal
(Image source: https://matcha-jp.com)

Cardigan Makin Oke
(Image source: https://matcha-jp.com)
Udah Bisa Berkemeja Nih
(Image source: https://matcha-jp.com)
Musim semi, terutama pada saat bunga Sakura bermekaran merupakan salah satu rekomendasi waktu terbaik untuk berwisata ke Jepang, karena di musim ini kita dapat menikmati pemandangan khas Jepang yang anggun dengan iklim yang bersahabat. Sudah kebayang kan gimana asiknya menghabiskan Haru di Jepang?



Referensi:
http://his-travel.co.id
http://www.jnto.or.id/
https://matcha-jp.com
http://www.tofugu.com
http://www.japan-guide.com
http://travelingyuk.com
http://travel.rakuten.co.id
http://japantourlist.com
https://id.wikipedia.org
http://liburankejepang.com
http://id.japantravel.com
http://www.infojepang.net
https://www.jalan2kejepang.com
http://www.panorama-tours.com
http://www.cheria-travel.com
http://www.japan-talk.com
http://www.papermuseum.jp

http://ikidane-nippon.com

2 komentar:

  1. Jadi kebayang komik jepang kalau baca ini, soalnya seringkali di komik-komik latar belakangnya festival empat musim :D
    Kalau saya pengen banget ke Jepang suatu hari cuma untuk bandingin rasa takoyaki dan ramennya dengan yang pernah saya makan disini.

    BalasHapus
  2. Wih, jepang memang unik.

    Ku pernah nulis soal alasanku suka jejepangan.

    https://rifalnurkholiq.blogspot.co.id/2018/04/mengapa-aing-suka-banget-jejepangan.html

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.