Jumat, 12 Januari 2018

Berburu Foto Instagramable di Old City Semarang

 “Kota tanpa bangunan tua sama saja seperti manusia tanpa ingatan”-Prof.Ir.Eko Budiharjo, Msc

Indonesia merupakan negara yang pernah dijajah oleh bangsa asing, ada banyak kepingan-kepingan peninggalan sejarah yang tersisa. Asal bukan kepingan dari kenangan masa lalu aja ya~ haha! Sejarah tersebut mencolok pada bangunan-bangunan yang saat ini menjadi destinasi wisata sejarah bagi masyarakat setempat. 

Sebagai mahasiswi perantauan yang hampir 3 tahun mendiami Kota Semarang, saya menyadari ada banyak perubahan yang terjadi pada bangunan di Kota Lama Semarang atau yang disebut Old City. 
Jika dulu hanya dijadikan album dalam memori kamera saja, kini Old City menjadi tempat yang Instagramable bagi photo hunter saat ini. Bagaimana tidak, pemugaran yang dilakukan mempengaruhi daya tarik wisatawan. 
Penasaran di mana saja spot foto tersebut? 

1. Gereja Blenduk 

Kota Lama, salah satu kota tertua yang terletak di utara Kota Semarang, Jawa Tengah merupakan visualisasi kota yang menyajikan kemegahan arsitektur Eropa di masa lampau. Kehadiran kanal-kanal air serta deretan bangunan tua dengan arsitektur bergaya art deco menjadikan kota ini disebut sebagai miniatur negara Belanda (little Nedherland) nan eksotis.
Bangunan bersejarah yang paling ikonik di kawasan Kota Lama yaitu Gereja Blenduk. Gereja yang menjadi landmark ini dibangun pada tahun 1753 dengan bentuk segi delapan atau oktagonal dan memiliki atap berbentuk kubah besar berwarna merah bata berlapis perunggu serta memiliki nama asli Nederlandsch Indische Kerk. Masyarakat setempat menjulukinya “Blenduk” karena bentuk atap kubahnya. Menjadi gereja Kristen tertua di Jawa Tengah, Gereja Blenduk kini resmi menjadi GPIB Immanuel dan masih digunakan untuk tempat beribadah. 
Gereja Blenduk
Image source: Dok pribadi (foto lama)

Taman Garuda (Di dekat Blenduk)
Salah satu spot terbaik untuk foto
Image source: Dok. Pribadi
2. Gedung Marba

Mengisi salah satu sudut Kota Lama, gedung dua lantai ini diprakarsai oleh Marta Badjunet, seorang saudagar kaya pada zaman kolonial. Untuk mengenang jasanya, bangunan ini diberi nama Marba, pernah dipakai untuk kantor usaha pelayaran Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL), kemudian diubah menjadi toko modern dan kini digunakan untuk gudang.

Dilihat dari ornamen dekorasinya, bangunan ini mulai meninggalkan gaya neoklasik dan mengadopsi arsitektur tropis Hindia Belanda. Material bata, kayu, dan sedikit besi tuang menjadi ciri khas bangunan ini. Setiap elemen seperti kolom dan jendela memiliki bentuk yang simetri dan ditata rapi.
Gedung Marba
Source: Taufik Akbar Arinalun
3. Gedung Tua Berakar 

Bangunan tua memang tidak terlepas dari nuansa lapuk, berlumut, berakar dan bergaya vintage. Gedung-gedung tua berakar di kawasan Kota Lama menjadi spot foto terbaik yang instagramable, bahkan digunakan sebagai tempat prewedding. Bangunan ini di beberapa sisi tembok dihiasi akar-akar pohon dan lapisan temboknya yang terkelupas. Dibiarkan begitu saja tanpa adanya renovasi, bangungan-bangunan tua ini berada di sekitar Taman Garuda, sekitar 60 meter dari Gereja Blenduk, atau pada area perempatan jalan antara Jalan Garuda, Jalan Glatik, dan Jalan Jenderal Soeprapto.
Gedung Tua
Image Source : Taufik Akbar Arinalun


Di dekat gedung tua berakar
Source: dok.pribadi





4. Taman Srigunting 

Kawasan Kota Lama Semarang adalah sebuah kawasan yang dipenuhi oleh beberapa bangunan yang dulu pernah menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat Jawa Tengah pada jaman penjajahan Belanda.

Tapi tahukah kamu, ternyata di kawasan Kota Lama Semarang masih ramai dikunjungi. Memang tidak lagi menjadi pusat kegiatan ekonomi, namun di kawasan ini terdapat Taman Srigunting yang didukung oleh kegiatan ekonomi di sekitarnya. Taman ini juga nyaman untuk santai sambil menikmati jajanan pasar serta berfoto dengan latar Gereja Blenduk karena letaknya yang berdekatan. Selain itu, di sekitar Taman Srigunting terdapat Pasar Klitikan yang sering digunakan sebagai tempat berkumpulnya berbagai komunitas di Semarang. Menjadi tempat berfoto dengan barang-barang antik mulai otomotif, senjata perang, mesin tik, hingga hiasan dinding kuno. Beberapa becak yang sedang parkir di sekitar kawasan ini juga membuat pemandangan menjadi semakin menarik untuk dijadikan objek foto.
Taman Srigunting
Image source: Dok. Pribadi
Pasar Klitikan di Dekat Taman Srigunting
Image source: Dok. Pribadi
Taman Srigunting Malam Hari
Image source: Dok. Pribadi
5. Spiegel

Spiegel adalah salah satu cafe yang menempati bangunan cagar budaya di Kota Lama Semarang di Jalan Letjend Suprapto No.34. Gedung berusia lebih dari 120 tahun yang berada di samping Gereja Blenduk Kota Lama Semarang ini masih tampak megah. Tahun 1895, bangunan yang disebut Winkel Maatschappij “H-Spiegel” kemudian menjadi sebuah perusahaan terbatas tahun 1908 dan diurus oleh H.Spiegel selaku manajer perusahaan.
Dulunya bangunan ini hanya sekadar gedung antik yang terkadang menjadi tempat event, namun saat ini telah berfungsi menjadi sebuah bar & bistro ala Eropa sejak 8 Juni 2015. Dengan memugar dan merestorasi, bangunan ini memiliki ruang utama berukuran besar yang tidak disekat sama sekali. Di tengah-tengah ruang ditempatkan bar desain ala Eropa dengan beberapa barteder untuk meramu minuman khas barnya. Menawarkan nuansa tempo dulu, dengan arsitektur Eropa lama, ada banyak sudut di Kota Lama yang instagramable. Atmosfer untuk mengabadikan momen bisa saja berfoto dengan latar yang antik.
Spiegel
Image Source : Taufik Akbar Arinalun

Di samping Spiegel
Source: dok pribadi
6. 3D Art Old City

Tempat ini terbilang baru dibangun di Kota Lama Semarang, dapat digunakan untuk foto 3 dimensi ala-ala. Namun jika tidak ingin membayar rupiah, kita juga bisa berfoto ria di jalan di samping 3D Art ini. Hasil foto juga tidak kalah menawan dibanding dengan spot foto lain.





7. Jalan dan Bangunan Tua








Jadi mana spot foto bersejarah yang lebih memesona bagimu? Apapun itu, selamat berfoto ria, selamat mengisi feed instagram mu! 


Special thanks to Bogel a.k.a Taufik Akbar Arinalun as my colleague in campus! 

Referensi foto [Khusus Kota Lama Semarang]:
Dokumentasi Pribadi

Referensi Data:
https://www.initempatwisata.com
http://www.gulalives.co
http://forum.republika.co.id
https://travel.detik.com
http://catcilku.com
https://www.wego.co.id

6 komentar:

  1. Salam kenal kak. Aku orang Kendal dan aku juga seneng banget kalo ke old city Semarang karena gratis plus banyak spot menarik untuk poto*.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Siti! Salam kenal juga ya:)
      Kota Lama emang punya daya tarik tersendiri loh. Ohiya, kebetulan aku lagi di Kendal juga sekarang hihi

      Hapus
  2. Kota lama semarang sekarang sudah semakin ramai dan banyak tempat yang bisa dijadikan untuk tempat berfoto

    BalasHapus
    Balasan
    1. so truee!! Apalagi setelah renovasi jadi makin instagramable:)

      Hapus
  3. Liburan mendatang saya rencana mau ke Semarang Mba, kayaknya menarik juga ya foto2 di Old Citynya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Malam juga udah mulai rame mas, udah banyak pemugaran di beberapa tempat. Dijamin worth it!

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.