Kamis, 19 Oktober 2017

Kedai jahe rempah yang digantikan waktu

“Ketika warung kopi merajalela dan kedai jahe rempah kehilangan penerusnya” -Danar
Postingan seorang teman di sosial media tentang kedai jahe rempah yang mulai kehilangan penerusnya menarik perhatian saya. Jika ia tergantikan oleh warung kopi, pertanyaannya adalah, salah siapa?
Tak ada yang salah.
Di masa lalu, mungkin kita adalah kedai jahe rempah bagi mereka yang butuh rasa hangat dalam secangkir wedang. Dicari di setiap ujung penghujan lalu senantiasa diingat banyak orang.  
Kemudian waktu berganti. Perubahan terjadi. Tak bisa dipungkiri.   
Lantas di masa kini, kita sama halnya dengan warung kopi yang merajalela, berusaha agar menjadi pulang bagi mereka yang lelah atau ingin tetap terjaga. Memburu setiap orang agar menjadikannya sebagai tempat bercengkrama.
Seperti kedai jahe rempah yang digantikan waktu, maka mereka dengan hal terbaik dalam setiap masanya juga akan berlalu.
Entah sudah tidak ada lagi penikmat jahe rempah di sudut angkringan kota, tak perlu khawatir. Ia tetap melekat pada generasi yang membawanya ke masa kini. Ia tetap membawa lagi orang-orang yang pernah menikmatinya hingga waktu mulai senja.
Entah kedai jahe rempah yang digantikan waktu dimaknai sebagai kehilangan atau perubahan, ada kalanya setiap masa berhak punya cerita. Entah itu akan mengaburkan kenangan bersama orang-orang yang ada di dalamnya, tak apa. Nikmati saja perjalanan yang membawamu entah kemana. Kelak mereka akan menjadi ingatan di masa tua, untuk diceritakan ulang hingga hari sudah petang.
Entah kedai jahe rempah kini terlihat sepi, percayalah, mereka yang merindukannya akan segera menepi. Malah dengan intuisi. Jika banyak yang ingin menyeruput kopi, maka akan ada waktunya orang-orang ingin menghirup aroma jahe supaya memulihkan suasana hati.
Coffee talk
Photo by: Aswad
Mungkin saat ini kau tidak ingin momen terbaik dengan orang-orang yang menjadi tempat berbagi lantas terhenti, tapi percayalah kelak di masa mendatang, mereka akan tetap ada dalam memori. Dan kau masih tetap bisa menemukannya di lain waktu atau paling tidak dalam setiap ceritamu.  
Mungkin saat ini kau sedang menikmati hal terbaik dan tidak ingin semuanya cepat berakhir. Mungkin segala sesuatu yang terlihat apik akan berganti, tapi percayalah untuk tidak perlu khawatir. Karena akan ada cerita baru yang siap membuatmu takut kehilangan lagi, seterusnya, sampai warung kopi yang akan digantikan waktu.  

Semarang,
Regards,
OS


1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.